Dukung Tumbuh Kembang dengan Mainan Tepat

Temukan mainan pilihan yang dirancang khusus untuk mendukung tumbuh kembang anak. Dari kemampuan bahasa sampai kognitif, temukan mainan edukatif yang pas untuk setiap usia dan tahap perkembangan.

Bahasa Motorik Kognitif
ABC
123
3-10 tahun
Scroll untuk eksplorasi

Temukan Mainan Pas untuk Setiap Usia

Pilih mainan sesuai usia dan kebutuhan perkembangan anak.

Bahasa
Motorik
Sosial-Emosional
Kognitif
3

3 Tahun

Penjelajah Kecil

Bahasa

Berbicara dalam kalimat 3-5 kata. Orang asing mulai mengerti 75% ucapannya.

Motorik

Bisa naik sepeda roda tiga. Mulai bisa menggambar lingkaran. Bisa memakai baju sendiri.

Sosial-Emosional

Mulai berempati (memeluk teman yang menangis). Masih sulit berbagi.

Kognitif

Mengenal warna dasar. Bermain pura-pura (masak-masakan, dokter-dokteran).

4

4 Tahun

Si Penasaran

Bahasa

Bisa bercerita tentang apa yang terjadi hari ini. Mengerti konsep 'kemarin' dan 'besok'.

Motorik

Melompat dengan satu kaki. Bisa melempar dan menangkap bola. Menggambar orang dengan 2-4 bagian tubuh.

Sosial-Emosional

Lebih suka bermain dengan teman daripada sendirian. Mulai mengerti perasaan orang lain.

Kognitif

Mulai mengenal beberapa huruf/angka. Mengerti konsep berhitung sederhana.

5

5 Tahun

Siap Sekolah

Bahasa

Berbicara dengan jelas (95% orang asing mengerti). Mengerti konsep waktu lalu/sekarang/akan datang. Mengenal sebagian besar huruf.

Motorik

Bisa jungkir balik. Menggunting mengikuti garis. Memegang pensil dengan benar. Menulis beberapa huruf.

Sosial-Emosional

Mengerti dan mengikuti aturan. Ingin membuat orang tua senang. Mulai mengerti sportivitas.

Kognitif

Berhitung sampai 10. Mengenal kiri/kanan. Memahami konsep waktu sederhana (pagi, siang, malam).

6

6 Tahun

Pembaca Cilik

Bahasa

Mulai belajar membaca dan menulis. Bisa menceritakan kembali cerita secara urut. Mengerti konsep kata yang berima.

Motorik

Bisa naik sepeda tanpa roda tambahan. Mengikat tali sepatu. Koordinasi mata-tangan lebih baik.

Sosial-Emosional

Mulai kompetitif dan ingin menang. Takut pada hal gaib (monster, hantu). Sadar tentang konsep kematian.

Kognitif

Membedakan kiri/kanan dengan yakin. Mengenal waktu dari jam. Mulai memahami sebab-akibat.

7

7 Tahun

Pemikir Mandiri

Bahasa

Membaca dengan lancar. Mulai paham lelucon dan permainan kata. Bisa menulis cerita pendek.

Motorik

Koordinasi tubuh lebih baik untuk olahraga tim. Tulisan tangan lebih rapi. Bisa melakukan aktivitas rumit (berenang, bersepeda jauh).

Sosial-Emosional

Sangat sadar pendapat teman sebaya. Mulai mengenal konsep 'malu'. Lebih mandiri dari orang tua.

Kognitif

Memahami konsep pecahan sederhana. Berpikir lebih logis. Bisa merencanakan dan mengikuti langkah-langkah.

8

8 Tahun

Kreator Kreatif

Bahasa

Membaca untuk kesenangan. Bisa mengikuti instruksi kompleks. Menulis dengan struktur paragraf yang jelas.

Motorik

Menguasai keterampilan motorik kasar. Bisa melakukan hobi yang butuh ketelitian (merajut, membuat model).

Sosial-Emosional

Perkembangan moral (benar vs salah). Mulai terbentuk kelompok pertemanan. Peduli dengan pendapat teman.

Kognitif

Berpikir lebih abstrak. Mengerti konsep sebab-akibat jangka panjang. Bisa menyelesaikan masalah secara sistematis.

9

9 Tahun

Pemecah Masalah

Bahasa

Memahami metafora dan bahasa kiasan. Bisa berdebat dan mempertahankan pendapat. Menulis dengan gaya sendiri.

Motorik

Koordinasi halus sangat baik. Bisa melakukan aktivitas kompleks (alat musik, olahraga tertentu).

Sosial-Emosional

Mulai ingin privasi dari orang tua. Sadar tentang keadilan dan ketidakadilan. Lebih memilih teman sebaya.

Kognitif

Berpikir abstrak berkembang. Memahami perspektif berbeda. Bisa menganalisis dan membandingkan informasi.

10

10 Tahun

Calon Pemimpin

Bahasa

Menguasai membaca dan menulis. Bisa presentasi di depan umum. Memahami nuansa bahasa dan humor dewasa.

Motorik

Siap untuk kegiatan yang butuh koordinasi tinggi. Bisa mengerjakan proyek yang butuh ketelitian lama.

Sosial-Emosional

Identitas diri mulai terbentuk. Lebih selektif memilih teman. Mulai tertarik pada isu sosial.

Kognitif

Pemikiran hipotetis (bagaimana jika...). Bisa merencanakan jangka panjang. Memahami konsep abstrak seperti keadilan.

3 4 5 6 7 8 9 10